Hari Kesembilan Fase Pemulangan, Jemaah Merasa Senang dan Puas dengan Layanan Haji

Makkah (Kemenag)— Memasuki hari kesembilan fase pemulangan, sebanyak 139 kloter atau 56.293 jemaah telah diterbangkan pulang ke Indonesia. Rinciannya, 71 kloter atau 27.329 jemaah menggunakan Garuda Indonesia dan 68 kloter atau 28.964 jemaah menggunakan Saudi Arabia Airlines. Demikian data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per Selasa (04/09) pukul 19.00 WAS.

Sementara itu, banyak jemaah yang menyatakan kepuasan atas layanan yang diberikan pemerintah selama di Tanah Suci. “Alhamdulillah saya sangat senang dengan layanan pemerintah dari awal hingga akhir,” kata Emi Masruroh, jemaah Kloter SOC-027, Selasa (04/09) di Hotel Ummul Qura, Mahbas Jin, Makkah.

Kepada tim Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja Makkah, Emi bercerita ia sangat menikmati layanan transportasi, akomodasi dan katering serta tempat tinggal. “Sejak di Madinah, Makkah dan Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna) bagi saya layanan yang diberikan luar biasa bagusnya,” imbuh Emi.

“Pemerintah membuktikan komitmen layanan dan janjinya kepada kami seluruh jemaah haji Indonesia,” sambung istri Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih itu.

Hal senada diungkapkan jemaah lain, Abdul Mustaqim, yang menilai layanan yang diterima jemaah nyaman dan bagus. “Layanan ibadah haji tahun ini bagi kami telah memuaskan,” ungkapnya. “Transportasi nyaman, busnya juga bagus,” tambah dosen Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga itu. 

Namun, ia juga meminta kepada pemerintah agar mengganti sistem blocking time dengan full musim bagi hotel di Madinah. “Agar jemaah lebih nyaman dan begitu sampai bisa langsung masuk kamar,” sarannya. Di samping itu, secara tulus ia juga mendoakan agar upaya yang dilakukan seluruh petugas bernilai ibadah dan mendapatkan pahala dari Allah Swt.

Sementara jemaah lainnya, pasangan suami istri Cahyo Widodo dan Tri Suprihatin, sepakat bahwa layanan sudah bagus. “Apalagi layanan kesehatan, kami mudah mendapatkan obat,” ungkap keduanya sumringah. Keduanya pun mengaku sangat senang dengan layanan yang diberikan selama di Tanah Suci.

Ketua kloter SOC-027, Ahmad Ripa’i, menjelaskan jemaahnya berjumlah 360 orang. “Alhamdulillah saat ini jumlah jemaah lengkap, semoga sampai di Indonesia juga tetap lengkap dan selamat,” ujarnya.

Menurut Ripa’i, sewaktu pemberangkatan dulu kloternya mengadakan mujahadah agar mendapat kelancaran dan keselamatan. “Alhamdulillah seluruh jemaah di kloter tetap kompak, kuncinya ada di komunikasi yakni musyawarah dan dialog,” pungkasnya.