Buka Rakerwil Kemenag Jabar, Menag Ingatkan Program Moderasi Agama

Bekasi (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Rapat Kerja Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Tahun 2018. Pada kesempatan yang sama, Menag juga meresmikan Gedung Asrama Haji Mina D dan Muzdalifah, di Embarkasi Jakarta-Bekasi, di Kota Bekasi.

Menurut Menag Rakerwil pada hakikatnya adalah menindaklanjuti Rakernas Kemenag pada akhir Januari lalu.  Untuk itu, Menag mengingatkan tentang pentingnya program moderasi agama karena substansi keberadaan Kemenag adalah untuk mengawal agar paham dan pengamalan keagamaan masyarakat Indonesia tetap moderat. 

"Apa pun program yang dibuat, harus berorientasi pada moderasi agama. Sekaligus menyikapi secara arif paham kanan dan kiri, agar keduanya tidak dibenturkan, namun saling melengkapi dan menyempurnakan," kata Menag, di Bekasi, Rabu (07/02).

"Setiap ASN harus lah senantiasa memiliki pemahaman dan pengamalan, bahwa dalam kontek Indonesia, beragama itu hakekatnya adalah berindonesia. Begitu pula sebaliknya", tambah Menag. 

Menag juga mengingatkan, Rakerwil bisa dijadikan momentum untuk mengevaluasi dan mengoreksi program kerja terdahulu, agar ke depan mampu membuat program yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Jabar A Buchori mengatakan, Rakerwil yang akan berlangsung 07 hingga 09 Februari ini, dihadiri 100 peserta eselon 3 dan 4, baik dari Kanwil maupun Kakankemenag kabuoaten/kota se Jabar. 

"Rakerwil kali ini meniru Rakernas, peserta absen secara elektronik," terang Buchori. 

Ikut hadir dalam Rakerwil, Sekjen Kemenag Nur Syam, Rektor UIN bandung,  jajaran eselon 2 Ditjen PHU, Walikota Bekasi,  perwakilan Pemrov Jabar,  perwakilan TNI dan Polri wilayah  Jawa Barat.